Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Multikultural di SMA Negeri 2 Plus Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan
DOI:
https://doi.org/10.2324/lenterailmu.v1i01.15Keywords:
Strategi Guru PAI, Multikultural, Nilai-nilai MultikulturalAbstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pengorganisasian, penyampaian dan pengelolaan pembelajaran guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai multikultural. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode deskriftik analitik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai multikultural adalah dengan menggunakan strategi pengorganisasian, penyampaian dan pengelolaan pembelajaran guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai multikultural adalah Guru mengajarkan rasa kasih sayang, toleransi, kerukunan kedamaian dan sikap saling tolong menolong antar sesama dalam kehidupan sehari-hari, menunjukkan keteladanan dalam interaksi antara guru dan murid, guru mengajak murid untuk bekerjasama. Faktor pendukung mencakup pihak sekolah, sarana prasarana, dan adanya unsur terinspirasi sehingga strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai-nilai multikultural di SMA Negeri 2 Plus Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan berjalan dengan baik dan lancar. Adapun faktor penghambatnya adalah kurang dukungan orang tua dan kurangnya persepsi antar guru Agama.
References
Arikunto, Suharsimi. Manajemen Penelitian. Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2016.
Cahyani, Dwi Indah, M. Fiqri Fadhilah, Muhammad Fiqri Fadhilah, Sayyidatul Wachidah, dan Elya Umi Hanik. “Peran Lembaga Pendidikan Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Era 4.0 Di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur.” JEID: Journal of Educational Integration and Development1, no. 3 (18 September 2021): 181–94. https://doi.org/10.55868/jeid.v1i3.96.
Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Tenaga Kependidikan. Strategi Pembelajaran dan Pemilihannya. Jakarta: Kementerian Pendidikan, 2008.
Fathurrohman, Pupuh, dan Sutikno Sobry. Strategi Belajar Mengajar: Melalaui Penanaman Konsep Umum Dan Konsep Islami. Bandung: Refika Aditama, 2010.
Halim, Abdul. “Model Pembelajaran Multikulturalisme Guru Pendidikan Agama Islam.” Chalim Journal of Teaching and Learning2, no. 1 (26 Desember 2022): 66–76. https://doi.org/10.31538/cjotl.v2i1.274.
Ma`arif, Muhammad Anas. “Pendidikan Multikultural Sebagai Pembentukan Karakter Peserta Didik.” TA’LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam2, no. 2 (15 Juli 2019): 136–52. https://doi.org/10.52166/talim.v2i2.1413.
Moleong, Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2016.Raihani, R. “Education for Multicultural Citizens in Indonesia: Policies and Practices.” Compare: A Journal of Comparative and International Education48, no. 6 (2 November 2018): 992–1009. https://doi.org/10.1080/03057925.2017.1399250.
Rangkuti, Ahmad Nizar. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, PTK, dan Penelitian Pengembangan. Bandung: Cita Pustaka Media, 2016.
Rohmah, Hidayatur, Syahidah Rena, Pahrurraji Pahrurraji, dan Fajar Syarif. “Implementation of Multicultural Education Values in Senior High School.” At-Tadzkir: Islamic Education Journal2, no. 2 (26 Agustus 2023): 78–94. https://doi.org/10.59373/attadzkir.v2i2.29.
Tarigan, Henry Guntur. Strategi Pengajaran Dan Pembelajaran Bahasa. Bandung: Aksara, 1993.
Zamathoriq, Defan. “Implementasi Pendidikan Multikultural Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik.” Jurnal Ilmiah Mandala Education7, no. 4 (11 Oktober 2021). https://doi.org/10.58258/jime.v7i4.2396.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Lentera Ilmu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










